MADIUN – Bapenda Kota Madiun menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan perangkat daerah terkait dalam rangka persiapan pelaksanaan “Pajak Daerah Awards Tahun 2025”, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2025 mendatang.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat Bapenda tersebut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari konsep acara, mekanisme penilaian, hingga penentuan kategori penghargaan yang akan diberikan.
Kepala Bapenda Kota Madiun menyampaikan bahwa kegiatan Pajak Daerah Awards merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Madiun terhadap kontribusi para pihak yang berperan dalam peningkatan pendapatan daerah, baik dari unsur perangkat daerah, petugas pemungut pajak, maupun masyarakat sebagai wajib pajak.
“Tahun ini, penghargaan tidak hanya diberikan bagi pengelolaan dan capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tetapi juga mencakup Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dengan demikian, bentuk apresiasi menjadi lebih luas dan mencerminkan kinerja optimal seluruh unsur yang mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terangnya.
Kategori penghargaan dalam Pajak Daerah Awards 2025 meliputi kecamatan terbaik, kelurahan terbaik, serta petugas pungut terbaik dalam pemungutan PBB. Selain itu, wajib pajak PBB dan PKB yang tertib, taat, dan melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo juga berkesempatan meraih penghargaan khusus dari Pemerintah Kota Madiun.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah secara tepat waktu. Pemberian penghargaan juga menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam menciptakan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Sebagai upaya keterbukaan informasi publik, acara Pajak Daerah Awards 2025 nantinya juga akan disiarkan secara langsung (live streaming), sehingga masyarakat dapat menyaksikan momen apresiasi tersebut secara luas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Madiun berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran pajak semakin kuat, serta menjadi motivasi bersama dalam mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).